Cara Menjahit Sprei Fitted Menggunakan Karet & Menghitung Kebutuhan Kainnya

Assalamu’alaikum sahabat-teman. Saya akan berbagi tentang pengalaman menjahit sprei untuk pertama kalinya seumur hayati gw, dilengkapi Sprei Kintakun dengan cara menghitung kebutuhan kainnya. Semoga berguna, ya.

Mungkin sahabat-sahabat sudah lebih berpengalaman dari gw pada hal jahit menjahit sprei. Bahkan orangtua gw jua menjahit sprei sendiri. Tapi saya belum pernah. Jika ada yang belum pernah menjahit sprei juga, saya akan berusaha menaruh citra bahwa menjahit sprei tak sesulit yg kita bayangkan. Dulu, melihat kain yg lebar & panjang itu saja gw telah membayangkan kerepotannya. Lagipula beli yg telah jadi jua masih terjangkau. Apalagi sekarang banyak sprei murah. Hanya saja memang kita nir bisa menentukan motifnya dan bergantung dalam yang tersedia di toko-toko. Kalau mau motif yang kita inginkan, wajibpesan & bersabar menunggu proses produksi selesai.MENGHITUNG KEBUTUHAN KAIN SPREI

Sebenarnya yang lebih dulu membuat males adalah menghitung kebutuhan kain sprei. Lantaran sudah males duluan, akhirnya nggak pernah berharap sanggup menjahit sprei. Tapi setelah usang menggeluti craft, saya tertantang. “Masa sih menjahit sprei nggak bisa? Sesulit apa sih?”

Baca jua: DIY Half Apron Multi Kantong Dari Sarung Guling

Saya diuntungkan karena sekarang tidak takut bila kebanyakan membeli kain. Sisanya sanggup diolah buat dijual. Yang membuat repot merupakan sebaliknya, yaitu bila bahan kurang. Kalau wajibbeli lagi, berarti tambah porto transportasi. Saya sangat perhitungan menggunakan biayatransportasi lantaran dimana-mana macet sebagai akibatnya menghabiskan bensin. Belum lagi biayaparkir sudah naik. Misalnya pada sentra tekstil Jl Solo Jogja, parkir naik berdasarkan Rp tiga.000,- ke Rp 5.000,-. Lebih berdasarkan 50% kenaikan. Kalau bolak kembali sanggup seharga nasi soto ayam terenak di Jogja.Bahan yg umum digunakan sebagai sprei adalah katun cvc menggunakan lebar 240 meter.

Produsen kain katun beragam, ditunjukkan menggunakan merk yg terdapat di pinggiran kain. Kualtas kain didasarkanatas brand tersebut. Untuk rekomendasi kain sprei terbaik belum bisa saya berikan lantaran baru kinibereksperimen. Untuk percobaan pertama ini, gw menggunakan sprei STAR. Kainnya lembut dan adem. Tidak ada semacam lapisan lilin yg bikin susah dijahit itu. Harganya Rp 40.000,- per meter.

Menghitung kebutuhan kain sprei itu sebenarnya relatif menggunakan nalar dan sedikit matematika. Karena aku nir cukup mengagumkan dalam visualisasi hitungan, maka aku gunakan gambar sederhana. Semoga cukup kentara buat sahabat-sahabat. apabila nir, mungkin video youtube beyourselfwoman di paling bawah artikel ini bisa membantu.

Gambar berikut merupakan ukuran kasur atau bed standar springbed. Sprei yg aku buat menjadi model ini ukuran 120×200 cm atau berukuran 3. Ini sudah termasuk ukuran buat double tapi dengan berukuran badan yang standar jua atau tidak terlalu besar . Untuk kasur busa masih ada ukuran lain misalnya 80 cm yang lazim terdapat pada kos-kosan anak kuliahan, berukuran 145 & sebagainya. Sedangkan untuk panjangnya semua sama yaitu 200cm.

Baca pula: DIY Membuat Bantalan Jarum Pentul Atau Pin Cushion

Ketebalan kasur jua bervariasi. Untuk kasur busa ada yg 15 cm, sedangkan buat springbed lebih tebal. Kasur model aku ini memiliki tebal 25cm. Karena itu, harus ukur tebal kasur apabila ingin menjahit sprei sendiri atau beli pada toko. Kadang kita telah menjelaskan berukuran sprei menggunakan sahih ketika membeli sprei tapi hingga rumah spreinya lepas melulu. Di pasaran memang tersedia aneka macam sprei buat berbagai ukuran ketebalan atau tinggi kasur.

Cara menghitung kebutuhan kain sprei buat bed berukuran 120×200 cm merupakan seperti gambar pada bawah ini. Jadi kita manfaat betul lebar kain 240 cm tadi. Dengan panjang kasur 200cm ditambah tinggi kasur pada atas 25 cm dan bawah 25 centimeter, berarti kita butuh kain 250cm atau 2,5 meter. Setelah itu, barulah kita bagi-bagi lebar kainnya agar pas 240 cm.

Lebar kasur 120cm, ditambah tinggi kasur kanan 25cm, kiri 25 cm berarti kita butuh 170cm. Nah sekarang kita telah bisa menggunting kain menggunakan ukuran 250×170 cm untuk dijadikan seprei.

Untuk keliman supaya pinggiran kain rapi, sanggup diambil 2cm keliling kain atau dijahit zigzag atau diobras. Insya Allah sprei masih sanggup menutup menggunakan baik, akan tetapi jangan lebih dari itu, ya. Masih terdapat residu kain 70×250 centimeter buat dijadikan bantal atau guling. Besar bantal atau guling jua beragam, jadi aku nir bisa menaruh berukuran yg pas. Kalau bantal gratisan dari toko springbed loka saya membeli berukuran 46×67 cm. Saya sendiri menggunakannya jadi dua bantal lantaran bantal anak saya relatif lebar. Kapan-kapan gw tuliskan cara membuat sarung bantal yang simpel ya. Atau sudah bisa semua nih?

CARA MENJAHIT SPREI FITTED DENGAN KARET

1. Jual Sprei Kintakun Menjahit keliman pada seluruh keliling sprei. 

Saya memakai keliman 1cm dikalikan 2. Artinya, keliman selebar 1cm dilipat, lalu dilipat lagi 1cm sebagai akibatnya pinggiran kain yang berserabut nir tampak. Selain buat kerapian, pula buat mencegah benang terurai. apabila ingin berhemat lebar kain, sanggup jua tanpa keliman tapi diganti menggunakan jahitan zigzag atau obras.

dua. Menjahit tinggi kasur.

Ambil galat satu dari 4 ujung kain. Pertemukan ke 2 sisinya hingga membentuk segitiga. Letakkan penggaris diatasnya dan sesuaikan hingga menemukan lebar 25cm pada penggaris lalu garis memakai spidol atau kapur kain. Catatan, tinggi kasur tergantung kasur pada tempat tinggalya. Ini model saja karena tinggi kasur anak aku 25cm.

Jahit sempurna pada garis tadi. Jahit lagi tapi zigzag pada sebelah garis tersebut, di sisi yang lebih pendek. Bisa pula diobraskan atau dikelim. Setelah itu gunting disebelah keliman tadi.

Sekarang sudah sampai bagian akhir. Menjahit sprei memang cuma ada tiga langkah ini. Simple tapi bagian memasang karet inilah yang membuat poly sahabat-sahabat ragu buat melakukannya sendiri. Prinsip menjahit karet atau elastik sprei adalah rentangkan 2x panjang elastik.

Mungkin ada teori lain, akan tetapi ad interim inilah yang gw gunakan sinkron dengan contoh sprei yg sudah ada pada tempat tinggal. Tandai dulu mulai menurut pertemuan garis no dua tersebut ditarik ke kiri 16cm dan ke kanan 16cm. Potong elastik sepanjang 18cm. Yang akan kita jahit hanya 16cm, sisanya yg 2cm dilipat di kedua ujung agar rapi. 

Cara menjahitnya, letakkan elastik disalah satu titik. Turunkan jarum mesin supaya menindas bagian atas elastik tadi. Tarik elastik sampai ke titik satunya. Lalu jahit dari titik satu ke titik lainnya. Lakukan hal yg sama pada sisi bawah elastik. Paling mudah merupakan dengan menjahit keliling elastik tersebut. Lakukan hal yg seluruh di tiga sudut kain yg lain. Selesai!

Praktis ya? Beneran cepat kok. Mungkin kesulitannya pada menarik elastik. Contoh pada video itu gw memakai elastik hitam yang ketat residu elastik rok. Mungkin teman-teman bisa membeli elastik yg putih, yang lebih gampang direntangkan. Berikut tutorial dalam bentuk video yang sudah saya unggah pada youtube beyourselfwoman.

Leave a Reply

Your email address will not be published.